Om Semut

Catatan Harian Insan Sutejo

Perjalanan ke Kabupaten Mesuji

Kategori Perjadin | oleh Insan Sutejo | ditulis pada 24 January 2020 | dibaca 292 kali

Perjalanan ke Kabupaten Mesuji

Mengawali tahun 2020 ini, saya mendapatkan tugas untuk berkunjung ke Kabupaten Mesuji, sekitar tiga hari saya di sana, tujuannya untuk meninjau gedung PLUT-KUMKM yang baru selesai di bangun. Saya berangkat dari Jakarta pada hari Kamis, sekitar jam 9 pagi. Perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta ditemani hujan yang lumayan lebat, mungkin karena mau Imlek, jam 8 saya sudah sampai bandara, setelah mencetak boarding pass saya menunggu sekitar 45 menit sampai boarding dibuka. Jam  8:55 WIB pesawat take off menuju Lampung (Bandara Radin Inten II),  jam 9.30 WIB saya sampai di Lampung, saya sangat bersyukur karena dapat sampai dengan selamat dan lebih menyenangkan lagi ada orang dinas yang menjemput, jadi saya tidak perlu repot-repot mencari kendaraan ataupun memesan taksi. 

Menuju Mesuji


Teruntuk Pak Endra saya mengucapkan terima kasih karena sudah bersedia menjemput saya di Bandara, oh ya perjalanan dari  Bandara Radin Inten II ke Mesuji sekitar 2,5 jam, melalui tol sekitar 70 KM. Tol yang baru diresmikan pada Desember 2019 ini, lumayan sepi dan masih ada sedikit perbaikan dibeberapa ruas. Terpotong shalat dan makan siang, kami sampai ke kantor Dinas Perindagkop Kabupaten Mesuji sekitar jam 13.30 WIB, di sana saya bertemu dengan Bapak Kadis dan Pak Sekdis, obrolan pun dimulai mengenai kebijakan penggunaan gedung PLUT-KUMKM sampai obrolan santai tentang tradisi dan budaya di Mesuji.


Menuju Gedung PLUT-KUMKM
Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 15.30 WIB, namun tiba-tiba hujan pun turun sekitar 30 menit, obrolan pun lanjut kembali, sampai jam 16.00 WIB. Setelah hujan reda kami pun melanjutkan perjalanan menuju gedung PLUT-KUMKM, pada kunjungan kali ini saya ditemani oleh Pak Kadis, jaraknya sekitar 12 KM dari kantor dinas. Setelah sampai di gedung PLUT-KUMKM Kabupaten Mesuji, saya pun mulai mengecek bangunan gedung tersebut, mulai dari lantai 1 dan lantai 2, dari hasil pemantauan saya desainnya bagus, walaupun mungkin ada beberapa hal yang kurang pas, seperti penempatan ruang galeri yang berada di belakang, logo CIS-SMESCO dan layout tulisan tidak sesuai format, perlu sedikit perombakan.


Menuju Penginapan
Setelah kunjungan ke gedung PLUT-KUMKM selesai, kami pun mampir ke Taman Kehati yang lokasinya tidak jauh dari gedung PLUT-KUMKM, menikmati sore hari yang lumayan panas dan saya pun sangat haus, akhirnya kami pun memesan es kepala muda. Obrolan kali ini sangat santai, seputar keluarga dan pendidikan. Jam 17.45 WIB pun kami pun pulang, saya sendiri pulang menuju ke penginapan, menuju Hotel Adzam, hotel ini kamarnya cukup luas, walaupun ada beberapa fasilitas yang tidak bisa digunakan, seperti shower yang rusak, chanel TV yang dikunci, sehingga saya tidak bisa memindahkan chanel...hiks..hiks..semalaman hanya nonton Net aja, sudah nanya ke petugasnya katanya remotnya rusak. Ya udah saya ga mau ambil pusing, akhirnya nonton Youtube saja. Malam ini saya mengalami demam dan pusing jadi tidur saja di kamar, tadinya mau makan malam di luar dan makan durian, kebetulan lagi musim durian. Tapi saya merasa ngantuk dan demam mengharuskan saya tidur lebih awal, setelah makan malam dan minum obat saya pun tidur walaupun tidak terlalu pules. Besok paginya badan sudah kembali segar, masih sedikit mual, mungkin efek masuk angin. Dapat sarapan nasi kotak, lumayan lah walaupun saya tidak terbiasa, karena baru kali ini nginep di hotel dapat sarapan nasi kotak. 


Balik ke Lampung
Setelah sarapan dan mandi saya pun mulai packing baju karena siang ini harus balik ke Lampung, sabtu pagi saya pulang ke Jakarta, perjalanan ke Lampung masih sama melalui tol, berangkat dari hotel Adzam jam 11.00 WIB sampai Lampung sekitar jam 13.30 WIB, diantar Pak Endra menuju hotel yang dekat dengan bandara, kamar dan fasilitasnya lumayan bagus, saya senang sekali karena besok bisa pulang, jadi tak sabar ingin cepat besok, sudah kangen anak dan isteri yang menunggu di rumah.

  1. Terasi Bubuk
  2. Kerupuk Ikan Gabus


Produk olahan makanan khas Mesuji

Setiap perjalanan dinas, saya selalu penasaran dan selalu menjadi pertanyaan utama, yaitu produk unggulan, produk UMKM, produk yang menjadi ciri khas di daerah yang saya kunjungi. Begitu juga ketika saya ke Mesuji saya pun ingin tahu produk apa yang menjadi ciri khas, setelah mengobrol dengan Pak Endra, saya pun mendapatkan dua produk yang katanya menjadi ciri khas di sini :

saya sudah mencoba kerupuknya, enak dan bau ikannya berasa tapi tidak amis, cocok untuk cemilan dan teman makan (tambah cuka lebih mantap), terasi dan kerupuk ikan dibanderol dengan harga Rp. 15.000 / buah, pemasarannya masih lokal antara Mesuji dan Lampung, mudah-mudahan ke depannya produk ini bisa dijadikan produk oleh-oleh khas Mesuji.

#perjadin#plut#pengalaman


profile
Insan Sutejo

Halooo, senang sekali dapat menulis di blog ini, saya masih belajar dan terus belajar, karena dengan belajar kita mendapatkan ilmu dan pengalaman

Selengkapnya >>